BNI Bersihkan Masjid Pascabanjir, Dukung Pemulihan Agam
kabarsantai.web.id Upaya pemulihan pascabencana menjadi fase krusial bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang. Tidak hanya menyangkut perbaikan infrastruktur, pemulihan juga menyentuh aspek sosial dan spiritual yang menjadi penopang ketahanan warga. Dalam konteks inilah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengambil peran aktif dengan melakukan pembersihan fasilitas ibadah yang terdampak banjir bandang di wilayah Sumatra Barat.
BNI membersihkan lumpur dan material sisa banjir di Masjid Darul Aman yang berada di Jorong Toboh, Nagari Malalak, Kabupaten Agam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masjid kembali dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat. Bagi warga setempat, masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan kebersamaan, sehingga pemulihannya menjadi kebutuhan mendesak.
Fokus Pemulihan pada Fasilitas Ibadah
Masjid Darul Aman sebelumnya terdampak banjir bandang yang membawa lumpur dan material ke area utama bangunan. Kondisi tersebut mengganggu pelaksanaan ibadah dan berbagai aktivitas sosial warga. BNI memandang pemulihan fasilitas ibadah sebagai prioritas awal dalam penanganan pascabencana karena perannya yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat.
Dengan membersihkan area masjid, BNI berupaya membantu warga agar dapat kembali menjalankan aktivitas keagamaan secara normal. Pemulihan ini juga memberikan dampak psikologis positif, karena masyarakat merasa diperhatikan dan didukung dalam situasi sulit. Kehadiran masjid yang bersih dan layak pakai menjadi simbol awal bangkitnya kehidupan sosial pascabencana.
Peran BNI dalam Pemulihan Sosial
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan bahwa pemulihan fasilitas ibadah merupakan bagian dari komitmen BNI untuk mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak. Menurutnya, masjid memiliki fungsi strategis sebagai pusat ibadah sekaligus ruang interaksi sosial warga.
BNI berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas ibadah dan sosial dengan rasa aman dan nyaman. Langkah ini juga diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan kehidupan sehari-hari warga, sehingga roda aktivitas sosial dapat kembali berputar.
Sinergi BUMN untuk Pemulihan Pascabencana
Dalam pelaksanaannya, BNI tidak bekerja sendiri. Kegiatan pembersihan Masjid Darul Aman dilakukan melalui sinergi dengan Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam program BUMN Peduli bertajuk Satu Hati untuk Sumatera. Program ini berada di bawah koordinasi Danantara Indonesia.
Melalui sinergi tersebut, berbagai sarana dan sumber daya dikerahkan agar proses pembersihan berjalan efektif dan terkoordinasi. Kolaborasi lintas BUMN ini menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja bersama agar dampaknya dapat diminimalkan dan pemulihan berjalan lebih cepat.
Bagian dari Program TJSL BNI
Aksi pembersihan masjid ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI yang dijalankan secara berkelanjutan. Program TJSL tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga mencakup pemulihan dan penguatan kembali fasilitas umum yang terdampak bencana.
BNI membuka kemungkinan dukungan lanjutan, termasuk renovasi fasilitas ibadah dan perbaikan sarana pendukung jika diperlukan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa BNI tidak berhenti pada respons awal, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan jangka menengah masyarakat pascabencana.
Masjid sebagai Pusat Ketahanan Sosial
Dalam banyak komunitas, masjid berfungsi sebagai pusat ketahanan sosial. Selain tempat ibadah, masjid menjadi ruang berkumpul, musyawarah, dan saling menguatkan antarwarga. Ketika masjid terdampak bencana, aktivitas sosial masyarakat ikut terganggu.
Dengan membersihkan Masjid Darul Aman, BNI turut membantu memulihkan denyut kehidupan sosial warga. Lingkungan ibadah yang bersih dan aman memungkinkan masyarakat kembali beraktivitas, mempererat solidaritas, dan membangun kembali semangat kebersamaan setelah bencana.
Komitmen Berkelanjutan BNI di Bidang Kemanusiaan
BNI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam penanganan bencana dan pemulihan sosial masyarakat. Melalui berbagai program kemanusiaan, BNI berupaya hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap lingkungan dan kesejahteraan warga.
Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program-program tersebut. Dengan kolaborasi yang kuat, bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.
Dampak Positif bagi Masyarakat Agam
Bagi warga Kabupaten Agam, pembersihan Masjid Darul Aman membawa harapan baru setelah diterpa bencana. Aktivitas ibadah yang kembali berjalan normal memberikan rasa tenang dan optimisme untuk bangkit. Dukungan dari BNI dan BUMN lainnya juga memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pemulihan fasilitas ibadah ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pemulihan yang lebih luas, mencakup aspek sosial, ekonomi, dan psikologis warga. Dengan lingkungan yang kembali tertata, masyarakat dapat lebih fokus membangun kembali kehidupan mereka.
Penutup
Aksi BNI membersihkan Masjid Darul Aman pascabanjir di Agam mencerminkan komitmen nyata dunia usaha dalam mendukung pemulihan sosial masyarakat. Melalui program TJSL dan sinergi BUMN Peduli, BNI berupaya menghadirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga terdampak bencana.
Pemulihan fasilitas ibadah bukan hanya soal kebersihan fisik bangunan, tetapi juga tentang mengembalikan ruang spiritual dan sosial yang menjadi penopang ketahanan masyarakat. Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, proses pemulihan pascabencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan penuh harapan.

Cek Juga Artikel Dari Platform iklanjualbeli.info
