beritabandar rumahjurnal radarbandung podiumnews dailyinfo wikiberita musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajah hijau carimobilindonesia pesta nada suara irama dapur kuliner makan enak rasa makanan zona musik top jalan jalan indonesia otomotif motor indo ngobrol olahraga radarjawa medianews beritabumi kabarsantai outfit faktagosip beritagram mabarinfowarkopketapangnewslagupopulerseputardigital updatecepatmarihidupsehatbaliutamahotviralnews cctvjalananberitajalanberitapembangunanpontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednews london-bridgessultaniyyaphdibantenberitabmkgberitakejagung beritasatugilabola
https://www.jmsit.ac.in/fee-structure/ https://www.jmsit.ac.in/placement/ https://www.jms.ac.in/admission-procedure/ https://www.jms.ac.in/contact-details/ https://tqc-egy.com/ https://jslandplc.com/ https://www.cepep.org.py/clinicas/asuncion/ https://framento.com.br/empresa/ https://indonesiapolyurethane.com/ https://www.villadekhaosan.com/ https://solnascentealimentos.com.br/ https://etasaaceros.com/ https://ak-lattice.com/ https://obajeri.com.br/transfer/ https://www.khaosanpalace.com/ https://www.khaosanpalacehotels.com/ https://monguiplazahotel.com/ Kecerdasan Buatan Mengubah Standar Operasional Platform Kasino Online Interaktif Modern Memahami Transparansi Alagoritma Ekosistem Game Online yang Lebih Adaptif Analitik Prediktif Blackjack Mulai Mendominasi Strategi Pengembangan Game Digital Pendekatan Pola Baru dalam Interaksi Objek Mahjong Wins Dengan Presisi Tinggi Ekosistem Hiburan Interaktif Makin Bergantung pada Analisis Perilaku Pengguna Evolusi Mahjong Digital Menjadi Bukti Nyata Adaptasi Teknologi Masa Kini Transformasi Game Konsol ke Digital Mengubah Cara Platform Hiburan Melindungi Pemain Inovasi Desain Antarmuka Membawa Pengalaman Bermain ke Level yang Berbeda Infrastruktur Kasino Online Sangat Bergantung pada Optimasi Stabilitas System Evaluasi Mendalam Tentang Pentingnya Pemrosesan Data Cerdas Era Modern Mengapa Ekosistem Game Online Adaptif Semakin Populer di Kalangan Pengguna Digital Analisis Desain Oriental Mahjong Digital yang Memikat Pengguna Infrastruktur Ekosistem Kasino Online Semakin Canggih Yang Jamin Stabilitas Platform Cara Sistem Anti-Fraud Lindungi Ekosistem Mahjong Ways Yang Lebih Adaptif Strategi Analisis Perilaku Pelanggan Dan Integrasi Ekonomi Digital Inovasi Algoritma Standar Mahjong Wins Mengubah Otomatisasi Anilisis Data Cerdas Strategi Psikologis di Balik Retensi Kasino Online Yang Semakin Diminati Kompleksitas Pemrosesan Big Data di Balik Ekosistem PGSoft Teknologi Platform Hiburan Merubah Transparansi Alagoritma Permainan Masa Kini Pertumbuhan Game Online Optimalkan Performa Ekspansi AI https://lppm.handayani.ac.id/ https://inovasi.handayani.ac.id/ https://jurnal.handayani.ac.id/ https://jurnal.lppm-stmikhandayani.ac.id/ https://pelaporandesa.lppm-stmikhandayani.ac.id/ https://pps.handayani.ac.id/ https://www.jmsworldschool.org/photo-gallery/ https://www.jmsgi.ac.in/campus/ https://southamericawineguide.com/brazil-guide/ bolsecol.com/tips/ bolsecol.com/blog/ https://www.mikehanrahan.com/ https://kibf.pk/ https://ontala.ir/ https://indoplasma.or.id/ https://tremorfx.com/ https://pousadacecosne.com.br/ https://parctaxi.com/ https://aag.co.id/ https://supercare.com.ph/ https://chillaxheritage.com/ https://www.navalai.com/ https://www.sleepwithinn.com/ https://littlebigcat.com/ibd/ https://chillaxhospitality.com/ https://www.khaosanpalacehotels.com/ https://swobodamarketing.com/ https://pulaskicms.org/pharmacies/ https://bsagroup.in/ https://bolsecol.com/ https://www.mediostic.com/ https://maderaliaperu.com/ https://conteq-expo.com/ https://linhaseletras.com.br/ https://parctaxi.com/
SPHP Beras Diperpanjang hingga 31 Januari, Harga Dijaga Stabil – KabarSantai

SPHP Beras Diperpanjang hingga 31 Januari, Harga Dijaga Stabil

Pemerintah kembali mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan nasional. Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) resmi diperpanjang hingga 31 Januari 2026, setelah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui skema khusus Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA).

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy, yang menegaskan bahwa perpanjangan SPHP menjadi instrumen penting untuk mengendalikan harga beras di awal tahun.

“Perpanjangan tersebut dimungkinkan melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA) yang telah disetujui Kementerian Keuangan atas usulan Badan Pangan Nasional,” ujar Sarwo Edhy dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Antisipasi Gejolak Harga Awal Tahun

Perpanjangan program SPHP dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika harga beras pasca pergantian tahun anggaran. Awal tahun kerap menjadi periode rawan kenaikan harga pangan akibat penyesuaian distribusi, transisi anggaran, serta belum meratanya panen di sejumlah daerah.

Dengan perpanjangan ini, pemerintah memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap beras berkualitas dengan harga sesuai ketentuan, sekaligus menahan potensi lonjakan harga di tingkat konsumen.

SPHP selama ini menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam operasi pasar beras, terutama di wilayah dengan tekanan harga tinggi.

Apa Itu Skema RPATA?

Sarwo menjelaskan bahwa mekanisme perpanjangan SPHP dimungkinkan karena adanya skema RPATA yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 84 Tahun 2025.

RPATA merupakan rekening milik Bendahara Umum Negara yang digunakan untuk menampung dana atas pekerjaan atau program pemerintah yang belum selesai hingga akhir tahun anggaran, namun masih diberikan kesempatan penyelesaian melewati batas tahun.

Dengan skema ini, program SPHP beras 2025 tetap dapat berjalan hingga akhir Januari 2026 tanpa melanggar ketentuan pengelolaan keuangan negara.

“Dengan RPATA, keberlanjutan program strategis seperti SPHP tetap terjaga meski memasuki tahun anggaran baru,” jelas Sarwo.

Sisa Target SPHP Masih 697 Ribu Ton

Bapanas mencatat bahwa hingga memasuki Januari 2026, sisa target penyaluran SPHP beras 2025 masih sekitar 697,1 ribu ton. Perpanjangan hingga 31 Januari memberi ruang bagi pemerintah untuk mengakselerasi penyaluran sisa volume tersebut secara optimal.

“Jadi sisa target SPHP beras 2025 sekitar 697,1 ribu ton dapat terus diakselerasi seoptimal mungkin,” ujar Sarwo.

Penyaluran ini diharapkan dapat menyasar wilayah-wilayah dengan harga beras yang masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

Koordinasi dengan Bulog dan Satgas Pangan

Atas kebijakan perpanjangan tersebut, Bapanas telah menginformasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga aparat pengawas.

Koordinasi dilakukan bersama Perum Bulog sebagai pelaksana utama distribusi beras SPHP, serta Satgas Pangan Polri untuk memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Bulog tetap bertugas menyalurkan beras SPHP melalui jaringan pasar tradisional, pengecer, dan operasi pasar, dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Jembatan Menuju SPHP 2026

Perpanjangan SPHP 2025 hingga 31 Januari 2026 juga berfungsi sebagai jembatan transisi menuju pelaksanaan SPHP 2026, yang direncanakan mulai berjalan pada 1 Februari 2026.

Dengan skema ini, tidak terjadi kekosongan kebijakan stabilisasi harga beras di lapangan. Pemerintah menilai kesinambungan program sangat penting agar pasar tetap terkendali dan tidak dimanfaatkan oleh spekulan.

SPHP 2026 sendiri akan disesuaikan dengan kondisi produksi, stok nasional, serta peta kerawanan harga di tiap daerah.

Jaga Inflasi dan Ketahanan Pangan

Bapanas menegaskan bahwa SPHP beras bukan sekadar program distribusi, melainkan bagian dari strategi nasional menjaga inflasi pangan dan ketahanan pangan. Beras sebagai komoditas utama konsumsi masyarakat memiliki kontribusi besar terhadap inflasi, sehingga stabilitas harganya menjadi prioritas.

Dengan perpanjangan ini, pemerintah berharap:

  • Harga beras tetap terkendali di pasar
  • Daya beli masyarakat terjaga
  • Distribusi beras berjalan merata
  • Gejolak harga pasca tahun baru dapat diredam

Penutup

Persetujuan Kemenkeu melalui skema RPATA menjadi “lampu hijau” penting bagi keberlanjutan program SPHP beras. Perpanjangan hingga 31 Januari 2026 memastikan tidak ada celah kebijakan dalam menjaga harga beras nasional.

Dengan sisa target hampir 700 ribu ton yang masih bisa disalurkan, pemerintah optimistis SPHP tetap menjadi instrumen efektif menstabilkan pasokan dan harga beras, sembari menyiapkan implementasi SPHP 2026 yang akan dimulai Februari mendatang.

Baca Juga : BSI Serahkan 90 Huntara, Percepat Pemulihan Aceh Tamiang

Cek Juga Artikel Dari Platform : footballinfo

You may also like...